Siap Dalam Wawancara Kerja

Sukses buat Anda! Jika saat ini Anda diundang oleh suatu perusahaan untuk mengikuti wawancara pekerjaan, berarti Anda sudah lolos dari tahap awal suatu proses seleksi dan dianggap layak untuk mengikuti proses selanjutnya.

Wawancara kerja, merupakan bagian dari proses seleksi yang biasa dan seringkali dilakukan oleh perusahaan yang membutuhkan personil baru.  Para pelamar kerja yang memasuki tahap ini biasanya merupakan calon potensial bagi perusahaan tersebut.

Bagi sebagian pelamar kerja wawancara kerja dianggap sebagai tahap yang paling berat dan menentukan, karena di dalam kegiatan tersebut Anda akan berhadapan langsung dengan seseorang yang mewakili perusahaan di mana Anda akan bekerja kelak entah yang bersangkutan tersebut adalah calon atasan langsung Anda, salah seorang manajer, manajer SDM atau bahkan salah seorang pimpinan puncak perusahaan itu.

Tidak jarang terjadi seorang pelamar kerja menghadapi situasi yang sulit pada saat diwawancarai. Gugup, gemetar, terbata-bata dalam menjawab, menjawab bertele-tele bahkan sering kali ke belakang merupakan kegiatan yang lumrah dilakukan oleh pelamar kerja pada saat diwawancara.  Mengapa demikian? Kuncinya hanya satu, yaitu persiapan yang matang.

Mempersiapkan diri untuk menghadapi wawancara pekerjaan sebaiknya dimulai sejak Anda mengikuti pelbagai tes, ujian atau proses seleksi awal. Berpikirlah positif bahwa Anda akan lulus dari tahap awal. Sebaiknya Anda tidak menunggu dan membuang waktu Anda . Siapkan diri untuk wawancara, meskipun Anda belum dikabari sekalipun.

Apa yang perlu Anda siapkan untuk menghadapi wawancara kerja?

•    Jadilah Detektif. Anda sebaiknya mencari informasi sebanyak mungkin yang berkaitan dengan calon perusahaan Anda dan juga jabatan yang ditawarkan kepada Anda. Hal itu perlu dilakukan sehingga Anda benar-benar yakin bahwa memang Anda cocok untuk bekerja di sana, sekaligus menunjukkan bahwa Anda memang serius bekerja disana.

Tidak jarang terjadi, seorang pelamar kerja sama sekali tidak tahu produk atau jasa yang diberikan oleh perusahaan, atau mungkin siapa saja pesaing dari perusahaan tersebut. Jika hal tersebut terjadi pada diri Anda, berarti Anda sudah menyia-nyiakan kesempatan besar untuk bekerja di sana.

Tiga kelompok informasi yang harus Anda kuasai adalah :

  • Profil perusahaan: Siapa pemilik atau pimpinan puncak perusahaan tersebut? Apa produk atau jasanya? Bagaimana struktur organisasinya? Berapa banyak jumlah karyawannya?  Siapa saja pelanggannya? Apa keunggulan produk/jasa mereka? Apa kelemahan produk/jasa mereka? Berbagai informasi ini harus Anda miliki. Carilah tulisan yang berkaitan dengan profil perusahaan itu. Brosur, katalog, kliping koran/majalah, laporan tahunan, prospektus, perpustakaan, merupakan sumber yang baik untuk mendapatkan informasi tersebut.
  • Profil pekerjaan: Biasanya pada saat melamar kerja Anda sudah diberitahu posisi atau pekerjaan apa yang ditawarkan. Sebelum wawancara sebaiknya Anda kembali lagi mencoba memahami tawaran tersebut. Apa uraian pekerjaannya, spesifikasi apa yang dibutuhkan dan pengetahuan apa yang dibutuhkan. Carilah informasi yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut secara umum. Perkirakan siapa yang menjadi bawahan dan atasan Anda, apa saja tanggung jawab Anda dan pihak internal perusahaan atau eksternal apa saja yang akan berkaitan dengan pekerjaan tersebut.
  • Bidang industri terkait: Jika anda melamar ke sebuah perusahaan agrobisnis, maka sebaiknya Anda memahami perkembangan agrobisnis di Indonesia dan dunia umumnya. Hal itu penting diketahui karena Anda akan banyak ditanyai mengenai hal-hal yang berkaitan dengan industri agrobisnis. Pelajari dan cari informasi yang berkaitan dengan industri  calon perusahaan Anda. Siapa pesaing mereka ? Di mana keunggulan mereka ? Apa yang bisa Anda sarankan untuk meningkatkan bisnis mereka ? Bagaimana trend bisnis mereka ? Pertanyaan-pertanyaan tersebut harus Anda cari jawabannya.

•    Cobalah untuk memprakirakan pertanyaan apa yang akan ditanyakan oleh pewawancara Anda.  Latihlah diri Anda dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut. Sebagai awal bisa saja Anda menyusun sejumlah pertanyaan yang biasanya diberikan oleh pewawancara. Tanyalah rekan-rekan Anda yang pernah mengikuti wawancara kerja. Ini sangat berguna, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri saat Anda menghadapi wawancara. Prepare for predictable questions !

•    Siapkan informasi diri. Anda perlu menyiapkan riwayat hidup lengkap Anda, sertifikat, ijazah foto dan sebagainya. Jika perlu Anda bisa tanyakan kepada perusahaan perlu tidaknya membawa dokumen-dokumen asli yang berkaitan dengan jati diri Anda.

•    Siapkan pertanyaan. Kadang kala pewawancara akan mempersilahkan Anda untuk menanyakan atau meminta informasi yang berkaitan dengan perusahaan. Siapkan dari awal. Jika perlu buatlah daftar pertanyaan yang Anda akan ajukan. What if.. questions atau pertanyaan pengandaian sangat berguna. Hal ini dilakukan agar Anda dapat lebih mudah memahami pekerjaan yang ditawarkan.

•    Siapkan penampilan terbaik. Pada suatu waktu penulis berkesempatan untuk bertemu dengan seorang manajer bank swasta. Ia mengeluhkan salah seorang pelamar kerja yang diwawancarainya dua hari sebelumnya. Ia  mengatakan sejak awal pelamar itu masuk ke ruangannya, manajer tersebut sudah tidak berminat kepada yang bersangkutan. Karena pelamar kerja terseebut datang dengan penampilan yang tidak meyakinkan.

Sekali lagi, di wawancara kerja inilah untuk pertama kalinya Anda bertemu langsung dengan wakil perusahaan. Anda dituntut tidak hanya sekedar pintar dan berotak cemerlang, tetapi juga berpenampilan dan berperilaku yang baik.

Anda harus tampak bersih, rapih, sopan dan tertib. Penampilan Anda dinilai sejak Anda memasuki gedung tempat di mana wawancara dilaksanakan. Siapkan penampilan Anda sebaik mungkin.  Ada dua macam penampilan yang perlu diperhatikan:

  • Penampilan luar: cara berpakaian anda, kerapihan sangat menentukan. Jika perlu Anda bisa mencari dress code perusahaan tersebut.
  • Perilaku: cara mendengarkan, cara berbicara, cara menjawab yang singkat tetapi jelas dan keterampilan hubungan antar pribadi (interpersonal skill) perlu Anda persiapkan juga. Hanya tiga kata yang perlu Anda ingat agar luwes pada saat diwawancarai, latihan…latihan…. dan latihan. Anda sebaiknya berlatih agar Anda lebih santai (tapi serius), dan luwes, tenang dalam berbicara.

•    Siapkan diri Anda untuk menghadapi hal yang tidak terduga. Salah satu yang penting adalah cara Anda untuk datang ke tempat wawancara paling lambat dua puluh menit sebelum wawancara atau giliran Anda dimulai. Jalan macet, hujan lebat, tawuran atau hambatan apa pun di dalam perjalanan Anda perlu diperhitungkan. Jika perlu ukur waktu normal yang diperlukan oleh Anda untuk mencapai tempat tersebut.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kesehatan Anda. Ibarat seorang atlit yang akan menghadapi kejuaraan dunia, Anda harus menyiapkan dan memelihara kesehatan  Anda, sehingga Anda tetap bugar ketika menghadiri wawancara kerja.

Kemungkinan lainnya adalah adanya perubahan jadwal wawancara Anda, atau lebih parah lagi perubahan lokasi wawancara Anda. Untuk itu sebaiknya Anda mengkonfirmasi ulang jadwal dan tempat wawancara satu-dua hari sebelum wawancara dilaksanakan.

•    Selalu berpikir positif dan berdoa. Memotivasi diri sendiri agar Anda tidak ragu dan tetap tenang dalam mengikuti wawancara kerja. Pikirkan hal-hal yang positif.   Banyak beribadah juga sangat mendukung untuk mempertahankan motivasi diri Anda.

Sukses tidaknya wawancara kerja Anda, sangat tergantung kepada keseriusan Anda dalam mempersiapkan diri. Tenang, Tegas, Jelas dan Sopan, adalah empat  kata kunci untuk  mengungguli wawancara tersebut.

*Tulisan ini dimuat di Harian Republika, Kolom Peluang Karir, 7 Maret 1999.

Riza AryantoRiza Aryanto. Core Trainer PPM Manajemen
RAR@ppm-manajemen.aci.d

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s