Berpikir Layaknya Konsumen

“Yakin loe mau beli ‘mobil itu’? Itu kan produk China, bro! Hati-hati karena iming-iming murah nanti kedepannya malah keluar uang besar untuk perbaikan”. Celetuk Chris  kepada sahabatnya Deri saat menceritakan keinginannya membeli mobil besutan produsen otomotif asal China yang bekerjasama dengan General Motors China.

Deri tertarik membeli mobil tersebut setelah mengunjungi pameran mobil. Berdasarkan www.kompas.com, produsen otomotif asal China tersebut menanamkan investasi sebesar US$ 700 juta di Indonesia untuk memasarkan produk-produknya. Tanggapan Chris atas merek mobil asal China tersebut mengindikasikan bahwa produk China sudah dipersepsikan sebagai produk yang memiliki kualitas rendah.

Salah satu tantangan besar bagi produsen tersebut adalah bagaimana membangun brand image produknya di benak target sasarannya sehingga stigma bahwa produk China “tidak berkualitas” dapat dipatahkan.
Continue reading

Advertisements

Perempuan Indonesia dalam Dunia Bisnis

Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Isu tentang perempuan sebagai pemimpin bukan hal yang baru di Indonesia. Sejak zaman pra-kemerdekaan dahulu, kita telah mengenal sosok Cut Nyak Dien, Martha Christina Tiahahu, dan tentu saja Kartini sebagai sosok pahlawan perempuan.
Continue reading

Delapan Alat Diagnosa dalam Manajemen Tenaga Penjualan

Manajer penjualan ketika bekerja tak ubahnya seperti profesi seorang dokter spesialis. Para dokter spesialis tersebut dididik untuk memiliki kompetensi dalam menggunakan serangkaian alat ukur ketika memeriksa kesehatan pasiennya. Begitu juga dengan para manajer penjualan.

Pengukuran dan pemeriksaan secara rutin tingkat kesehatan tim penjualan yang dipimpinnya membuat para manajer penjualan mampu mengelola tim penjualan dengan efektif dan efisien. Efektif berarti dapat mencapai sasaran dan target penjualan, sedangkan efisien berarti tidak boros dalam usaha-usaha mencapai target penjualan tersebut.

Seorang manajer penjualan dapat menggunakan delapan alat diagnosa berikut ini dalam manajemen tenaga penjualan. Kedelapan alat diagnosis ini harus diukur secara kontinu, konsisten, dan bertahap dari alat yang pertama sampai terakhir.

Alat diagnosa yang pertama adalah pengukuran tingkat produktivitas untuk masing-masing tenaga penjualan untuk seluruh anggota tim penjualan yang dipimpinnya. Hal ini sudah umum dan lazim diukur oleh para manajer penjualan. Biasanya dalam bentuk angka nominal yang jelas seperti nilai volume transaksi penjualan dalam Rupiah per hari per masing-masing tenaga penjualan.
Continue reading

Gegar Komunikasi Lintas Generasi

Acapkali pemicu sebuah masalah di tempat kerja disebabkan oleh gaya komunikasi yang berbeda antar generasi. Ya, tidak bisa dipungkiri, dunia kerja saat ini didominasi oleh angkatan yang terpaut jarak generasi.

Sebut saja Generasi X berhadapan dengan Generasi Millennial, atau bahkan di beberapa perusahaan, Generasi Baby Boomers masih mendominasi pekerjaan. Tak ayal, perbedaan gaya komunikasi di tempat kerja menjadi isu yang tak berkesudahan.

Gegar budaya dalam komunikasi sudah menjadi satu hal yang lumrah dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan adalah keniscayaan yang tak dapat dihindari. Namun, perbedaan bukanlah persoalan melulu dipertentangkan, tapi musti dipersatukan. Begitu pun dalam berkomunikasi, perbedaan budaya dan jarak antar generasi bukanlah alasan untuk tidak bisa berinteraksi.

Continue reading

HAPPY! Meningkatkan Produktivitas

Kisah menarik datang dari serial kartun keluaran Disney –Goldie and Bear. Suatu hari, Goldie dan Bear sedang menyambangi kediaman Jack (seorang peternak angsa petelur emas). Goldie dan Bear mendapati Jack sedang cemas dan gelisah. Kegelisahan Jack tersebut bersumber dari ketakutannya menghadapi lomba telur terbesar di Fairy Tale Forest yang sebentar lagi akan dilaksanakan karena telur angsa ajaibnya selalu kecil.

Padahal, Jack selalu memperlakukan angsanya dengan baik. Angsanya diberi kandang yang baik, bersih, dengan jerami yang empuk, makanan pun selalu tersedia setiap saat.

Jack berniat untuk pergi ke dokter hewan yang ada di tengah kota. Singkat cerita, Goldie dan Bear bersedia menjaga angsa selama Jack pergi ke kota dengan imbalan dua telur angsa emas sebagai balas jasanya.

Tak lama berselang kepergian Jack, Angsa ajaib kabur karena Goldie lupa menutup kembali kandang setelah memberinya makan. Dalam cerita, selama masa kabur dari kandang, Angsa kembali menjadi Angsa dengan jati dirinya, makan makanan di alam, bermain bersama angsa lainnya di kolam dan mengejar kupu-kupu sesuai dengan kesenangannya. Angsa itu terlihat sangat gembira.
Continue reading

Biar Cepat Asal Selamat

Sejumlah kejadian tragis dalam beberapa tahun terakhir terkait runtuhnya beberapa penunjang atau bagian bangunan membuat kita terperangah. Sebab hal ini bukan hanya mendatangkan kerugian finansial bagi organisasi maupun pihak yang terkena dampaknya, tetapi secara naas juga merenggut korban jiwa.

Jika diteliti lebih lanjut, beberapa kejadian mengerikan ini tidak semata-mata disebabkan oleh satu hal saja, namun dapat dipicu oleh beberapa faktor. Misalnya runtuhnya area parkir Eindhoven Airport tahun 2017 yang lalu disebabkan oleh sambungan plat beton yang kurang baik ditambah dengan metoda pelaksanaan bangunan yang tidak sesuai dengan peraturan keamanan konstruksi di Belanda.

Di Indonesia sendiri tak kurang dari 12 kejadian serupa terjadi dalam kurun waktu Agustus 2017 hingga Februari 2018. Mulai dari runtuhnya tiang penyangga Light Rail Transit (LRT), box girder, tembok underpass hingga bekisting pierhead yang menyebabkan beberapa orang terluka, bahkan ada yang meninggal dunia. Penyelidikan masih berlanjut hingga saat ini dan prosesnya memakan waktu yang tidak singkat untuk menentukan penyebab kejadian dan siapa yang harus bertanggung jawab pada akhirnya.

Continue reading

Internet of Things untuk Rantai Pasok Indonesia

Perkembangan pengguna internet di Indonesia kian tahun kian meningkat. Data yang dilansir dari kominfo.go.id menyebutkan bahwa setiap orang yang mengakses internet setidaknya satu kali setiap bulan sehingga menjadikan Indonesia masuk pada peringkat ke-6 jumlah pengguna internet terbesar di dunia.

Pada 2017, diperkirakan warganet Indonesia mencapai 112 juta orang, mengalahkan Jepang di peringkat ke-5 yang pertumbuhan jumlah pengguna internetnya lebih lamban. Tidak dapat dipungkiri, internet sebagai media untuk memperoleh informasi menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat era milenial selain kebutuhan sandang, pangan, dan papan.

Kebutuhan yang tinggi ini mendukung menjamurnya aplikasi internet pada semua aspek, akhirnya berkembang konsep Internet untuk segala (Internet of Things). Internet of Things atau biasa dikenal dengan singkatan IoT merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus. Pada dasarnya, IoT mengacu pada benda yang dapat diidentifikasi secara unik sebagai representasi virtual dalam struktur berbasis Internet. Istilah Internet of Things awalnya disarankan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 dan mulai terkenal melalui Auto-ID Center.

Continue reading