Menyoal Efektivitas Corporate Governance

Anda mungkin sepaham bahwa untuk menjaga stabilitas operasional dalam jangka panjang, perusahaan perlu menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik. Dengan tata kelola yang baik niscaya setiap kepentingan akan terwakili oleh keputusan-keputusan manajemen sehingga keterwakilan tersebut akan membawa dampak positif pada sendi-sendi kehidupan stakeholder.

Untuk selanjutnya, realitas inilah yang lambat laun akan menciptakan simbiosis mutualisme antara perusahaan dengan pihak-pihak terkait. Tak hanya perusahaan yang mempunyai cita-cita berumur panjang, namun stakeholder akan turut menjaga keberlangsungan hidup perusahaan.

Menerapkan prinsip tata kelola manajemen yang baik dari sudut pandang manajemen merupakan bagian dari konsep corporate governance. Konsep ini awalnya dikembangkan untuk menjembatani perbedaan orientasi antara pemilik dengan pengelola perusahaan.

Dalam sejumlah kasus seringkali manajemen (baca: pengelola) mempunyai kepentingan (interest) tersendiri atas setiap kebijakan yang diambil, dan bertolak belakang dengan kepentingan pemilik (baca; pemegang saham).

Jika tidak segera ditangani dengan baik, maka perbedaan tersebut akan memicu masalah yang dikenal dengan masalah keagenan (agency problem) sekaligus mengarah pada biaya-biaya keagenan (agency cost). Tak jarang bahkan perusahaan menghadapi risiko kebangkrutan karena ketidakmampuan dalam menyelesaikan masalah keagenan.

Merujuk pada pandangan tersebut maka penilaian efektivitas penerapan corporate governance di dalam perusahaan mutlak dilakukan secara periodik. Bagi sebagian manajer, mekanisme ini dipandang sebagai langkah korektif atas kebijakan penerapan corporate governance sehingga masing-masing pihak (pemilik dan pengelola) mampu merumuskan pola monitoring bersama demi tercapainya misi dan visi perusahaan.

Kini dalam era persaingan global, corporate governance mulai mengalami perluasan makna, tidak lagi mengakomodir kepentingan pemilik semata, melainkan juga stakeholder secara keseluruhan.

Tiga dimensi utama seperti transparansi, kejujuran dan akuntabilitas saat ini tidak hanya diperuntukkan bagi pengelolaan masalah keagenan, namun juga difokuskan pada proses menciptakan hubungan yang baik dengan pihak-pihak eksternal terkait.

Beberapa studi yang melakukan eksplorasi atas efektivitas penerapan corporate governance di Indonesia menunjukkan bahwa perusahaan yang berhasil menerapkan dan mengkomunikasikan tata kelola manajemen yang baik telah mendapat respon positif dari pasar. Mulai dari peningkatan harga saham hingga pangsa pasar bagi produk dan layanan jasa yang disajikan. Tak hanya itu, beberapa studi juga menunjukkan terciptanya hubungan saling ketergantungan yang aktif antara perusahaan dengan stakeholder-nya (dalam hal ini pesaing dan konsumen).

Konon perusahaan-perusahaan tersebut tak hanya berorientasi customer centric, namun juga competitor centric. Artinya, perusahaan memandang setiap kebijakan yang diambil guna menjaga harmonisasi persaingan di pasar.

Pesaing tak lagi dipandang sebagai musuh yang membahayakan eksistensi dalam jangka panjang, namun lebih kepada partner dalam bertumbuh. Tanpa kehadiran pesaing niscaya manajemen tidak akan pernah tau seberapa tepatkah setiap kebijakan yang diambil.

Dalam perkembangannya, beberapa penelitian di Indonesia juga menunjukkan bahwa efektivitas corporate governance tidak lagi didasarkan pada besaran variabel-variabel tertentu seperti; jumlah dewan komisaris, latar belakang pendidikan dan pengalaman komisaris, jumlah dewan direksi, ekspertise dewan direksi serta jumlah komisaris independen.

Efektivitasnya kini lebih ditentukan pada sejauh mana komitmen dewan direksi, dewan komisaris serta komisaris independen untuk mengawal langkah kerja manajemen menuju misi dan visi yang telah ditetapkan perusahaan. Dengan komitmen yang tinggi niscaya corporate governance akan berjalan secara efektif sehingga mampu mengakomodir kepentingan berbagai pihak.

Selamat berefleksi, sukses senantiasa menyertai perusahaan anda!

*Tulisan ini dimuat di harian Kontan, [Juni 2012].

Aries Heru PAries Heru Prasetyo. Ketua Program Sarjana PPM School of Management
AHP@ppm-manajemen.ac.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s