Who Am I?: Merumuskan Identitas Perusahaan

Beberapa waktu yang lalu, di salah satu televisi swasta diputar film berjudul Who Am I? Jacky Chan yang menjadi aktor utama dalam film ini berlari, berduel melompat dari satu gedung ke gedung yang lain dengan cantiknya sehingga menghipnotis penonton untuk larut dalam emosi film ini. Tak heran jika Jacky Chan sendiri menganggap film ini salah satu film-nya yang terbaik.

Saya sendiri menganggap jalan cerita film ini sangat unik. Jacky chan memerankan seorang tentara bayaran yang mengalami hilang ingatan (amnesia) dalam suatu misi. Pencarian jatidiri pun akhirnya dilakukan olehnya. Setelah menemukan kembali dirinya tiba-tiba Jacky chan telah terjebak dalam suatu konflik yang menegangkan.

Memiliki jati diri dan identitas merupakan suatu hal yang sangat krusial bagi seseorang. Jika Jacky Chan di layar kaca rela menjalani duel maut untuk mencari identitasnya, seorang teman saya merelakan berjuta-juta rupiah untuk mengikuti training motivasi di singapore, bahkan sampai ke negeri Paman Sam. Ada juga yang pencarian identitasnya dilakukan di atas kertas dengan menggunakan berbagai alat yang ada seperti personal balance scorecard.
Continue reading

Order Winner

mcdonald kid di manajemenppm wordpress comApa yang menjadi kehebatan McDonald’s hingga memikat jutaan orang di seluruh dunia untuk menjadi pelanggannya? Jujur saja, saya yakin istri saya mampu membuat hamburger yang jauh lebih enak. Walaupun saya juga tidak yakin apakah hamburger buatan istri saya jika dijual akan selaris hamburger ala McDonald’s. Artinya apa? Rasa enak bukanlah hal yang menjadi kunci kesuksesan McDonald’s untuk memenangkan persaingan.

Ketersediaan (availability) McD di lokasi strategis, rasa yang mengacu pada standar rasa yang sama, serta kecepatan layanan adalah kunci kesuksesan McD. Inilah yang kita sebut sebagai Order Winner, yaitu faktor yang menjadi alasan utama pelanggan ketika memilih suatu produk.

Sementara enaknya rasa, cukup memenuhi standard wajar saja, tidak harus seenak mungkin, demikian pula harganya tidak perlu semurah-murahnya, yang penting terjangkau oleh masyarakat menengah yang memang menjadi target pasar Mc.D, inilah yang disebut sebagai Order Qualifier, yaitu batas minimum suatu produk untuk dapat diterima oleh konsumen.
Continue reading

Menakar Korelasi Rupiah dan Daya Saing

Minggu ini Rupiah sudah bisa bernafas lega setelah The Fed memberikan signal hijau untuk tetap mempertahankan stimulus. Dibandingkan di awal September ini, Rupiah pada pekan lalu ditutup menguat di level Rp. 11.350 per dolar Amerika Serikat (AS).

Banyak kalangan menilai bahwa ini merupakan moment tepat bagi pemain domestik tuk segera menunjukkan daya saing globalnya. Meski di satu sisi keuntungan dari nilai konversi mata uang berkurang, namun biaya produksi sangat dimungkinkan menurun akibat penguatan Rupiah. Akankah daya saing dapat tercipta dari mekanisme tersebut?

Menciptakan daya saing dalam persaingan global harus diakui bukanlah hal yang mudah. Kekuatan internal harus terpadukan secara sempurna dengan peluang dan ancaman eksternal yang ada. Ketimpangan di salah satu titik justru berpotensi melemahkan daya saing. Namun, belajar dari pengalaman Samsung (dan pemerintah Korsel) dalam menguasai pasar Asia, ada beberapa hal yang perlu dicontoh oleh segenap penggerak ekonomi domestik.
Continue reading

Tiga Pilar Dasar Kepemimpinan Indonesia

AHP Tiga pilar dasar kepemimpinan Indonesia 24092013Bagi sebagian orang, menjadi pemimpin dipandang sebagai bakat atau garis tangan yang dianugerahkan Tuhan sejak lahir. Namun, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, timbul pula sebuah kesimpulan bahwa kepemimpinan merupakan hal yang dapat dipelajari.

Dengan jam terbang yang tinggi niscaya seorang individu mampu menjadi pemimpin tanpa harus melihat latar belakang dari mana ia berasal. Nah penelusuran tentang kepemimpinan Indonesia telah membawa saya pada kesimpulan bahwa pola kepemimpinan nasional dibangun dari tiga pilar, yakni spiritualitas, intelektualitas, dan kebangsaan. Tanpa adanya harmonisasi di antara ketiganya maka seorang pemimpin tak akan mampu mengarahkan gerakan nasional di bangsa yang besar ini.

Mengapa harus spiritualitas? Ini merupakan pertanyaan awal yang harus terungkap. Bicara tentang kepemimpinan berarti bicara tentang bagaimana seseorang memahami tanggung jawabnya sebagai seorang pemimpin dalam konteks adikodrati.
Continue reading

Memahami Semangat Berbagi

AHP Memahami Semangat Berbagi 23092013Memasuki minggu kedua September ini, Yehuda Ardhito dan Abimanyu terlihat sangat antusias melakukan panen perdana mereka. Dengan wajah ceria yang menyiratkan rasa optimistis yang tinggi, mereka mengisahkan panen pertama
yang tidak terlupakan.

“Puji Tuhan Pak, panen berlangsung sesuai rencana, mulai dari komitmen pihak-pihak yang membantu pelaksanaan panen hingga respons positif dari para konsumen. Studi tentang pasar kami lakukan selama ini benar-benar bermanfaat. Tidak ada hasil panen yang tersisa. Semua telah terserap pasar,” ujar Yehuda.

Ungkapan yang sederhana, namun bermakna. Di usianya yang muda, kedua pebisnis itu telah paham peran penting pendidikan untuk berbisnis, terutama dalam wacana mengelola atau manajemen usaha dengan tepat.

Dengan pengalaman itu, niscaya, keduanya tidak akan pernah setuju dengan pandangan klasik bahwa “bisnis tak perlu sekolah” yang selarna ini dipahami oleh masyarakat. “Bisa diceritakan bagaimana proses studi pasar yang berlangsung beberapa waktu sebelum panen,” tanya penulis, sebagai mentor.
Continue reading

Alam Terkembang Jadikan Guru

Animals Inc di manajemenppm wordpress comPernahkah Anda membayangkan sebuah bisnis pertanian yang dikelola oleh para hewan yang ada di dalamnya sendiri? Pasti dunia telah terbalik! Mungkin demikian pikiran Anda. Namun jika Anda menyimak penuturan Kenneth A. Tucker dan Vandana Allman dalam buku Animals Inc. – A Business Parable for the 21th Century, pikiran Anda mungkin berubah.

Buku setebal 152 halaman ini bertutur tentang pengelolaan sebuah bisnis pertanian. Awalnya seorang manusia bernama Farmer Goode yang mengelolanya. Ia memperoleh tanah pertanian tersebut secara turun temurun. Hingga suatu saat ia menjadi tua dan bermaksud tinggal di sebuah panti jompo karena anak-anaknya tidak ada yang berniat meneruskan bisnis pertanian yang telah ia dan leluhurnya bangun dengan susah payah.

Berbekal keputusan ini, ia kemudian mengundang seluruh hewan termasuk orang-orangan penunggu ladang (Scarecrow) ke dalam sebuah rapat besar. Dalam rapat ini, ia mengemukakan maksudnya dan menawarkan 2 (dua) opsi: mengelola sendiri bisnis pertanian atau ia akan mencari investor yang bersedia membeli pertanian tersebut dan dengan uang hasil penjualan pertanian, ia akan menempatkan seluruh hewan ke dalam kebun binatang.
Continue reading

Kapitalisasi Citra

youtube norman kamaru di manajemenppm wordpress com“Apathy can be overcome by enthusiasm, and enthusiasm can be aroused by two things: first, an idea which takes the imagination by storm; and second, a definite, intelligible plan for carrying that idea into action.” — Arnold Toynbee (1889-1975)

Youtube telah menjadi wahana pencarian bakat gratis. Namun tidak semua “iklan gratisan” tersebut laku dan berhasil menyita perhatian masyarakat, baik masyarakat konsumen, pemandu bakat, maupun produsen. Duo cewek lip singer Keong Racun dan Norman Kamaru adalah dua contoh yang berhasil. Ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi untuk mencapai keberhasilan tersebut.

Pada umumnya, produk yang meluncur dan dapat segera menyedot perhatian masyarakat memenuhi paling sedikit satu dari empat hal berikut: yang pertama, yang terbaik, yang terunik, dan yang termurah. Duo cewek Keong Racun tiruan, sekalipun bukan yang pertama di Youtube, masih dapat masuk kategori kelompok first mover, penggerak pertama. Ini mengingat sebelumnya masih jarang terjadi ledakan popularitas kaum awam melalui media massa tersebut.
Continue reading