Critical Uncertainties

spbu_semanggiMasih ingat bahwa di seputar semanggi pernah berdiri beberapa pompa bensin yang sangat laris di zamannya. Sekarang tinggal bekas-bekasnya, dan sudah berganti dengan Taman Semanggi.

Hal serupa terjadi juga di rumah makan di sepanjang jalan raya Purwakarta-Bandung, banyak yang dulu sangat ramai sekarang sepi dan bahkan banyak yang tutup. Memang ketika bisnis sedang bersinar, tidak pernah terbayangkan bahwa hanya karena satu faktor yang sebelumnya tidak pernah diperhatikan, ternyata perusahaan bisa keluar dari bisnis.

Faktor pembunuh yang sangat efektif ini yang disebut sebagai Critical Uncertainties. Dalam kasus pompa bensin di Semanggi, faktor yang berdampak sangat besar itu adalah faktor lingkungan kota. Sedangkan kasus rumah makan, penyebabnya adalah adanya jalan akses baru (jalan tol) yang lebih nyaman.

Apakah perusahaan anda, serentan seperti pompa bensin dan rumah makan pada contoh di atas? Bisa jadi. Itulah sebabnya sangat penting mengetahui dan mengelola satu atau dua faktor yang dapat dengan cepat menghapuskan perusahaan anda dari peta bisnis yang anda geluti saat ini.

Bila diantisipasi dengan baik, sebenarnya critical uncertainties justru tidak hanya menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan, tapi sebaliknya, dapat menjadi peluang untuk mengungguli perusahaan lainnya. Pertanyaannya adalah dari mana informasi tentang critical uncertainties itu dapat diperoleh. Sebenarnya, jika kita rutin melakukan rencana strategi, dengan mudah dapat diketahui.

Dalam menyusun rencana strategi, kita selalu memulai dengan menetapkan strategic issues yang dperoleh dari hasil analisis eksternal makro dan industri. Analisis makro biasanya menggunakan menjabarkan PESTEL (Politic, Economy, Social, Technology, Environment, Law). Sedangkan analisis industri mendalami 3P (Pasar, Pesaing, dan Pemasok).

Setiap faktor tersebut dianalisis dengan tajam menggunakan fakta, data, hasil riset maupun dari observasi, intuisi, dan analisis ahli. Hasilnya adalah Driving Force atau sering juga disebut strategic issues.

Semua driving force yang muncul kemudian dipetakan pada diagram dua sumbu, yaitu Dampak (potential impact) dan Ketidakpastian (Uncertainty). Driving force yang berada pada kuadran dengan kategori (sangat tinggi – sangat tinggi) selanjutnya ditetapkan sebagai critical uncertainty.Biasanya critical uncertainty tidak lebih dari 3 faktor, kebanyakan hanya 2 faktor.

Sekarang, bagaimana mengantisipasi gejolak ketidakpastian dari critical uncertainty yang telah diidentifikasi tersebut? Untuk itu, perlu ditetapkan kondisi-kondisi ekstrem yang mungkin terjadi pada setiap critical uncertainty.

Kondisi ekstrem tersebut bisa dua sisi, ekstrem yang paling buruk dan ekstrem yang paling baik. Misalnya, bila ditemukan adalah faktor regulasi, maka kondisi terburuk adalah bila regulasi menjadi kontra-bisnis, dan kondisi terbaik adalah regulasi menjadi pro-bisnis.

Dengan menggabungkan setiap kondisi ekstrem pada setiap faktor critical uncertainty, dapat dikembangkan secara kreatif beberapa skenario masa depan. Paling tidak dapat dibayangkan tiga skenario masa depan, masing-masing kondiri ekstrem buruk, moderat, dan ekstrem baik.

Antisipasi kondisi ekstrem dapat dilakukan pada setiap skenario dengan mengembangkan beberapa pilihan strategi (strategic options). Setiap skenario ditetapkan dulu Critical Success Factor (CSF)nya supaya bisa menjadi inspirasi dalam mengembangkan pilihan solusi strategi yang paling tepat. Mana yang kemudian akan dipakai sebagai strategi terpilih, akan sangat tergantung pada perkembangan situasi ke depan.

Itu sebabnya perlu ditetapkan sinyal-sinyal spesifik yang bisa memberi peringatan dini tentang skenario mana yang akan berlaku. Jika setiap skenario ekstrem telah disiapkan pilihan strateginya, perusahaan tidak perlu grogi atau panik menghadapi situasi ekstrem bila benar-benar terjadi.

Sebaliknya, bahkan lebih mantap dan cepat dalam mengambil keputusan karena peluang dalam situasi kritis biasanya muncul dengan cepat, dan berdampak besar. Artinya bisa untung besar bisa juga rugi besar tergantung kesuksesan kita dalam mengantisipasinya.

Seperti kata Scott Fitzgerald: “Our lives are defined by opportunities, even the ones we miss” Dengan memahami critical uncertainties, kita dapat membuat beberapa pilihan strategi mengantisipasi setiap situasi ekstrem yang didalamnya terkandung bahaya besar atau peluang hebat.

*Tulisan dimuat majalah BUMN Track No. 81 Tahun VIII April 2014. Hlm. 91.

Andi Ilham SaidIr. Andi Ilham Said, Ph.D.
Direktur Utama PPM Manajemen
ais@ppm-manajemen.ac.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s