Menakar Efek Duplikasi Sektor Kreatif

creative industriyMemasuki abad 21 dunia seakan menatap tajam sektor kreatif. Sejumlah negara G20 bahkan secara eksplisit menyusun rencana strategis pengembangan sektor ini. Beberapa di antaranya telah meletakkan harapan pada pengembangan sektor ini sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Sejauh mana efek duplikasi yang berpeluang diciptakan sektor ini?
Continue reading

Red Car Effect

VW-1303-S-Kaefer-Volkswagen-BeetleMobil pertama saya adalah VW 1303 tahun 1976 buatan Jerman. Mobil kesayangan yang saya gunakan dan rawat hampir 4 tahun ini sungguh berkesan di hati. Bersamanya saya menikmati masa-masa indah pertama kali bekerja, dan selalu berdua menikmati duka, apalagi suka.

Mobil itu pernah mogok tepat di tanjakan parkir mall sehingga menyebabkan kemacetan panjang dan sangat merepotkan. Jika hujan deras, atapnya bocor sehingga basah baju saya dari kepala hingga ke lengan. Namun semua itu akhirnya menjadi pengalaman manis dan unik untuk dikenang di masa kini. Model romantisme pada benda, yang sepertinya dimiliki oleh setiap orang dengan kadar yang berbeda-beda.
Continue reading

Keluar dari Benang Kusut Infrastruktur

infrastruktur kusutMenghadapi persaingan perdagangan bebas ASEAN tahun depan, Indonesia perlu segera memperbaiki sistim logistik nasionalnya. Hal ini muncul sebagai respon atas prestasi negara kita dalam peringkat logistik ASEAN.

Tahun ini (2014) Indonesia berada di peringkat kelima, di bawah Singapura, Malaysia, Thailand dan Vietnam. Artinya tanpa strategi yang jelas niscaya akan sulit bagi negara kita untuk mengejar ketertinggalan dengan sesama anggota ASEAN sekaligus menciptakan daya saing nasional. Sebab mengacu pada realitas yang tengah terjadi saat ini, buruknya kualitas logistik nasional berdampak pada peningkatan biaya transportasi dan distribusi produk hingga lebih dari 20%. Fakta inilah yang membuat posisi pemain domestik sulit berkompetisi dengan asing.

Penelusuran lebih lanjut terkait benang kusut ini menyimpulkan bahwa tidak terselesaikannya masalah infrastruktur dipicu oleh beberapa hal.
Continue reading

Unconscious Competency

Beberapa CEO BUMN yang langganan juara dan sering mendapatkan award atau anugerah, ternyata jika dirunut perjalanan kariernya bisa dibilang mengherankan. Bagaimana tidak, sebut saja Jonan misalnya, Direktur PT KAI ini sebelumnya pernah menjadi banker, pun acapkali pindah pada perusahaan di industri berbeda, namun sukses selalu diraih.

Pula dengan Emirsyah Satar, Dirut PT Garuda Indonesia, awal berkarier malah tidak terkait dalam dunia penerbangan. Coba saja tanyakan kepada mereka, kenapa bisa seperti itu? Barangkali mereka juga akan kesulitan menjawab. Satu yang pasti, bilamana berpindah dari perusahaan ke perusahaan lain dengan industri berbeda, tetap bisa meraih sukses. Ini menunjukkan bahwa dalam diri mereka sudah tertanam kompetensi sebagai pemimpin di alam bawah sadarnya.
Continue reading

Indonesia di Mata Profesional Regional

indonesia ASEANDaya tarik Indonesia harus diakui masih sangat tinggi baik dari kacamata supply maupun demand. Tengok saja sejumlah pemberitaan beberapa waktu terakhir yang mengindikasikan tingginya minat investasi asing di tanah air.

Industri hulu-hilir dalam otomotif pun tak mau ketinggalan langkah. Beberapa produsen kaca global seperti Asahi Glass kini telah menempatkan negara kita sebagai salah satu tujuan pengembangan dana usahanya. Artinya jika industri domestik bertumbuh maka potensi peningkatan kebutuhan jumlah tenaga kerja juga diprediksi sangat tinggi. Dengan banyaknya jumlah angkatan kerja produktif di tanah air, niscaya realitas tersebut merupakan peluang emas untuk meraih peningkatan kesejahteraan.
Continue reading

3 Pertanyaan yang Membuka Peluang Pengembangan Produk Baru

Melakukan product improvement menjadi idaman bagi setiap produk yang ingin unggul bersaing di era kompetisi saat ini. Produk yang selalu dapat menemukan hal-hal baru yang valuable akan hidup dan semakin lekat di hati pelanggan. Pengembangan produk dapat memberi alasan bagi pelanggan untuk tetap setia menjalin hubungan erat.

Pengembangan produk membentang mulai dari yang paling ringan, yaitu penambahan fitur baru, layanan baru, hingga yang paling kompleks yaitu pengembangan konsep produk. Apapun pengembangan yang ingin dilakukan, mensyaratkan pandangan yang mendalam terhadap pelanggan sebagai jantungnya. Pandangan ini kemudian diolah menjadi opportunity for improvement atau ide pengembangan.

Seorang pemasar sering menganggap dirinya paling mengetahui serba-serbi produk yang dipasarkannya. Hal ini mungkin ada benarnya, namun tidak sepenuhnya. Jika ada orang yang paling memahami produk kita, tentu itu adalah pelanggan.
Continue reading

Plus Minus Pendanaan Agresif

© Copyright 2010 CorbisCorporationDalam perspektif anggaran kita mengenal adanya konsep aggressive financing. Pada konsep tersebut suatu anggaran disebut-sebut menggunakan paradigma agresif jika sebagian besar porsi kebutuhan tetap maupun variabel didanai dengan sumber-sumber jangka pendek.

Uniknya, banyak literatur yang menyatakan bahwa pola itu adalah yang terbaik dalam menghadapi turbulensi pasar. Tanpa berupaya untuk menjustifikasi tepat tidaknya konsep tersebut, artikel ini berusaha memaparkan hasil pemotretan dari sudut yang berbeda.

Pada suatu kesempatan pelatihan bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah, seorang pebisnis mengatakan dengan polos bahwa meski kini omzet per bulan dari bisnisnya yang berorientasi ekspor telah mencapai dua miliar lebih, namun ia belum sepenuhnya paham bagaimana menyusun anggaran.
Continue reading

Obsolete

obsolete technologySeketika membaca judul di atas, beberapa diantara kita serta-merta membayangkan keju yang meleleh dari dalam telur dadar panas, dipadu dengan jamur dan irisan paprika. Yak selamat, Anda salah. Itu omelette, bukan obsolete.

Yang dimaksud dengan obsolete dalam tulisan ini merujuk pada Merriam-Webster Dictionary yaitu “no longer used because something newer exists, or replaced by something newer”. Singkatnya, ketinggalan zaman.

Saya ingin mengajukan satu buah pikir untuk kita renungkan bersama, yaitu bahwa salah satu keahlian mental yang wajib dimiliki pemasar muda di era baru ini adalah kesiapan untuk obsolete, menjadi ketinggalan zaman.
Continue reading

Menyoal Kelangkaan BBM

Stok-BBM-di-SPBU-habis
BBM yang awalnya dikenal dengan bahan bakar minyak kini dapat dengan mudah diplesetkan menjadi ‘bahan bakar menghilang’. Keputusan untuk membatasi pasokan BBM telah membuat ketersediaan produk vital tersebut semakin susah ditemui. Alhasil antrian BBM pun telah menghiasi pandangan di sejumlah besar stasiun pengisian bahan bakar atau yang dikenal dengan SPBU baik di kota-kota besar hingga beberapa jalur logistik perekonomian.

Kondisi ini menandakan adanya ‘kesalahan’ yang perlu segera dibenahi. Sebab kelangkaan ini telah berhasil memicu sejumlah problematika sistemik mulai dari terganggunya sistem logistik khususnya bahan pangan dari satu wilayah ke wilayah lain hingga ancaman kenaikan harga-harga produk dan inflasi. Tak hanya itu, beberapa spekulasi terkait mundurnya sang direktur Pertamina pun kini mulai muncul. Namun terlepas dari semua itu ada beberapa upaya yang perlu segera diambil oleh pemerintah.
Continue reading