Active Empathic Listening, Meningkatkan Efektivitas Kepemimpinan

listeningShinta keluar dari Ruang Rapat dengan wajah masam.  Bukan presentasi proposal yang menjadi ganjalannya, karena semua aspek yang terkait dengan proposal sangat dikuasainya.  Hanya sikap yang ditunjukkan dari salah seorang Direksi disepanjang presentasi dan diskusi berlangsung yang sangat mengusik hatinya.

Ekspresi wajah yang ‘dingin’ dan ‘clue-less’ sulit untuk diterka apakah beliau mengikuti dengan baik topik yang dibicarakan. Belum lagi, pandangan mencuri-curi yang lebih sering tertuju ke arah gadget yang beliau genggam cukup membuat Shinta merasa sesak.  Ajang presentasi proposal yang diharapkan dapat berakhir dengan diskusi tindak lanjut ke arah perbaikan menjadi tidak optimal.  Shinta pun sangat kecewa.

Efektivitas peran pemimpin di dalam organisasi juga dipengaruhi oleh kemampuannya untuk menjadi komunikator yang baik. Bukan hanya sebagai pembicara yang baik, tetapi juga diharapkan menjadi pendengar yang baik.  Apa realita yang terjadi? Lebih banyak upaya yang dilakukan untuk menjadi pembicara yang baik daripada menjadi pendengar yang baik.
Continue reading

Departemen SDM vs Manajer Unit Kerja

blame managerJika Anda diminta untuk memperhatikan lingkungan kerja sendiri, lalu disuruh untuk menjabarkan ketidakpuasan terhadap pekerjaan maupun lingkungan kerja, hal-hal apa saja yang biasanya Anda atau rekan-rekan kerja ungkapkan? Departemen apa yang paling banyak di ‘salahkan’? Apakah lebih banyak mengarah kepada Departemen SDM? Atau jika Anda merupakan orang dalam Departemen SDM, lantas merasakan juga bahwa Anda merupakan objek yang selalu disalahkan oleh orang-orang sekantor?

Bukanlah hal yang mengherankan jika jawaban mengarah kepada Departemen SDM, karena jika ditelaah memang departemen tersebutlah yang memiliki keterkaitan paling tinggi dengan pemenuhan kebutuhan setiap orang di dalam perusahaan. Untuk departemen lainnya, mereka hanya berhubungan atau melayani beberapa unit saja, namun untuk Departemen SDM, mereka melayani seluruh unit bahkan seluruh karyawan yang ada di perusahaan.

Seluruh karyawan akan berhubungan dengan sistem SDM yang ada di perusahaan. Jika ada sesuatu hal yang kecil saja dalam sistem SDM yang tidak sejalan dengan keinginan karyawan, maka karyawan akan langsung menyampaikan ketidakpuasannya dan menyalahkan Departemen SDM.
Continue reading

Mengapa Perusahaan “Start-Up” Gagal?

Startup-Lokal Belakangan ini, istilah perusahaan start-up semakin sering kita dengar. Istilah ini memiliki asosiasi dengan perusahan rintisan dengan skala yang kecil, bergerak di bidang teknologi dan biasanya diprakarsai oleh sekelompok anak muda. Namun demikian, apakah sebenarnya yang dimaksud dengan perusahaan start-up?

Jika mengacu pada kamus Merriam-Webster, start-up berarti “the act or an instance of setting in operation or motion” atau “a fledgling business enterprise.” Sumber lainnya, The American Heritage Dictionary mendefinisikan start-up sebagai “a business or undertaking that has recently begun operation.”

Adora Cheung, CEO dari Homejoy (salah satu dari The Hottest US Startups 2013) juga menyebutkan bahwa yang disebut sebagai start-up adalah ketika sekelompok orang bergabung dalam perusahaan Anda, dan membuat keputusan yang eksplisit untuk mengabaikan stabilitas, dan kepastian akan pertumbuhan yang eksponensial serta kegembiraan atas keberhasilan dalam membuat dampak yang segera.
Continue reading

Menyoal Inovasi dan Kolaborasi

inovasi kolaborasiTahun 2015 bisa dikatakan merupakan tahun yang sulit bagi pebisnis, salah satu faktor penyebabnya adalah melambatnya perekonomian China yang berefek pada perlambatan ekonomi secara global.

Kemudian, apakah para pebisnis hanya berdiam diri saja menghadapi kondisi eksternal yang tidak dapat terelakkan ini? Harusnya, kalau ingin perusahaannya tetap sustain, maka jangan hanya berdiam diri saja.

Dalam kondisi sesulit apa pun, peluang-peluang masih ‘berkeliaran’ di pasar. Dari sudut pandang akademisi, peluang di pasar tidaklah terbatas, tergantung bagaimana perusahaan dapat dengan jeli menemukan peluang tersebut kemudian ditangkap lalu dilepas menjadi keuntungan. Yang menjadi permasalahan adalah bagaimana menangkap peluang tersebut. Inovasi menjadi salah satu cara yang ampuh untuk menjawab permasalahan tersebut.
Continue reading

Alam Indonesia Penopang Devisa

bromoAlam Indonesia amat terkenal di manca negara. Siapa yang tak tahu Bali, pulau dewata, yang namanya sudah menyebar seantero dunia. Namun, masih banyak tempat lain di nusantara ini yang perlu dinikmati keindahannya dan sejatinya bisa mengangkat daya saing Indonesia dari sisi pariwisata.

Coba tengok perjalanan mulai dari Balikpapan menuju Berau, lalu Tanjung Batu menuju pulau Maratua dan pulau Derawan yang terkenal dengan ubur-uburnya. Infrastruktur, sebut saja bandara di pulau Kalimantan ini, tidak kalah bagusnya dengan bandara di Pulau Jawa. Bandara Balikpapan, yang dahulu bernama Bandar Udara Sepinggan, saat ini berganti nama menjadi Sultan Aji Muhammad Sulaiman, bahkan sudah bertaraf internasional, kategori baru dan futuristik. Merupakan bandar udara kebanggaan PT. Angkasa Pura yang diresmikan pada tahun 2014.

Mengapa Balikpapan berupaya untuk ‘berdandan’? tentu jawabannya tidak jauh-jauh dari keinginan menambah pendapatan sektor pariwisata bagi kesejahteraan rakyat disana. Kepulauan Derawan dengan kumpulan pulau yang memiliki beragam keindahan laut menjadi aset membanggakan, yang seharusnya bisa menghasilkan devisa dan kesejahteraan bagi rakyat di kepulauan tersebut.
Continue reading

Berubah atau Tergerus

IMG-20150916-WA0038Tuntutan zaman mewajibkan sebuah organisasi atau perusahaan senantiasa tumbuh dan berkembang. Jika tidak, maka akan menjadi ‘sakit’ dan lama-kelamaan akan berujung ‘kematian’.

Untuk itu organisasi atau perusahaan seyogyanya tidak hanya sekedar hadir, tetapi harus berkembang menciptakan jenis usaha baru,  sistem pengelolaan baru, cara pelayanan baru, dan sumberdaya baru.

Kejelian akan perubahan dunia yang dinamis harusnya bisa menyelamatkan organisasi dari keterpurukan, transformasi harus diberlakukan jika memang harus demikian. Malah jika harus bertransformasi secara radikal yang menyebabkan berubahnya rencana strategis, business model sampai berubahnya  target pasar karena dirasa sudah tidak lagi cocok demi keberlangsungan organisasi, maka tidak boleh segan tuk ‘berubah’. Tak sedikit contoh perusahaan yang tetap berkutat dengan model bisnis lama dan tak mengubah rencana strategisnya akhirnya berangsur mati.
Continue reading

Human Resources Planning, Tanggung Jawab Siapa?

HRplanning rszOrganisasi dan manusia merupakan sebuah kesatuan yang tidak mungkin dipisahkan. Layaknya sepasang kekasih, organisasi dan sumberdaya manusia selalu ‘nempel kaya perangko’.

Mengapa organisasi tidak dapat dipisahkan dari manusia? Tentu kita sudah tahu jawabannya. Ya, hal itu dikarenakan organisasi merupakan sekumpulan manusia yang berusaha bersama-sama  dalam mencapai tujuan yang sama.

Organisasi akan berjalan dengan baik apabila ditunjang dengan sistem yang baik pula dalam kelengkapannya. Karena manusia merupakan jantung dari sebuah organisasi, maka perencanaan dan pengelolaan SDM pun menjadi hal yang kritis dan perlu untuk diperhatikan dengan seksama.
Continue reading