Berubah atau Tergerus

IMG-20150916-WA0038Tuntutan zaman mewajibkan sebuah organisasi atau perusahaan senantiasa tumbuh dan berkembang. Jika tidak, maka akan menjadi ‘sakit’ dan lama-kelamaan akan berujung ‘kematian’.

Untuk itu organisasi atau perusahaan seyogyanya tidak hanya sekedar hadir, tetapi harus berkembang menciptakan jenis usaha baru,  sistem pengelolaan baru, cara pelayanan baru, dan sumberdaya baru.

Kejelian akan perubahan dunia yang dinamis harusnya bisa menyelamatkan organisasi dari keterpurukan, transformasi harus diberlakukan jika memang harus demikian. Malah jika harus bertransformasi secara radikal yang menyebabkan berubahnya rencana strategis, business model sampai berubahnya  target pasar karena dirasa sudah tidak lagi cocok demi keberlangsungan organisasi, maka tidak boleh segan tuk ‘berubah’. Tak sedikit contoh perusahaan yang tetap berkutat dengan model bisnis lama dan tak mengubah rencana strategisnya akhirnya berangsur mati.

Merujuk dari Model Transformasi milik PPM Manajemen, sejatinya Transformed Organization Goals dikatakan berhasil jika: Pertama, organisasi atau perusahaan itu sustainable, maksudnya berdaya tahan jangka panjang dan terus bertumbuh. Lalu bagaimana caranya agar organisasi dapat sustain? Jawabannya ada di parameter yang kedua, yakni organisasi yang valuable, ada nilai-nilai yang diterima oleh konsumennya yang bisa dibilang sebagai nilai tambah dari produknya.

Untuk mendapatkan kedua hal tersebut, maka parameter ketiga mutlak diperlukan, innovative menjadi kuncian. Organisasi yang senantiasa berinovasi, baik itu dari segi proses, produk, maupun dari sisi budaya organisasi itu sendiri.

Motor Penggerak

Tidak berhenti sampai disitu, kesemuanya (1) Sustainable, (2) Valuable, (3) Innovative itu baru bisa berjalan jika komponen penggeraknya dijalankan terlebih dahulu. Dimulai dari Business Direction, sebut saja rencana strategis, business plan, visi dan misi yang berujung pada target pasar. Ketika semuanya sudah terpatri dalam organisasi maka ‘dia’ akan ikut menggerakkan faktor lain yang memang diperlukan untuk sebuah transformasi.

Selanjutnya ada Optimized Structure yang harus menopang Business Direction tadi. Perubahan struktur acapkali diberlakukan seiring menghadapi persaingan yang ketat, idealnya organisasi sebisa mungkin ramping dan segaris karena organisasi dengan struktur banyak hierarki cenderung bergerak lamban.

Selain itu juga Excellent Operation harus terjadi dalam tubuh organisasi tersebut. Merupakan sebuah sistem/ SOP yang menggerakkan aktivitas organisasi. Sistem operasi yang dimaksud adalah proses kerja dari produksi barang/ jasa yang dihasilkan sampai pada gaya pemasarannya. Disini input-process-output harus benar-benar ditekankan keefektifannya.

Pun Competent People dalam urusan ini mutlak diperlukan, betapa tidak, selain harus menyadari secara penuh akan kebutuhan perubahan, setiap orang di dalam perusahaan harus pula berubah perilakunya menyesuaikan keadaan yang baru. Merekapun sebisanya mesti  mampu menguasai kompetensi baru, dan siap untuk diajak berlari lebih cepat.

Perubahan mendasar yang dibutuhkan dalam transformasi juga menyasar sang pemimpin organisasi. Strong Leadership diperlukan untuk menjalankan road map yang sudah dibangun, pemimpin yang kuat adalah mereka yang bervisi jelas, tegas, memiliki integritas dan mampu berkomunikasi dengan baik.

Komponen yang keenam adalah Appropriate Culture, dimana budaya perusahaan harus selaras dengan transformasi itu sendiri yang menyesuaikan dengan arah bisnis yang dituju, maka perlu dibangun budaya-budaya visioner dan budaya pembaharuan.

Sejatinya keenam komponen tersebut diatas, agar berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan yang berarti harus dibungkus dengan yang namanya Change Management. Karena pada dasarnya transformasi itu sendiri buah dari manajemen perubahan. Dan sebagaimana proses perubahan itu sendiri, jangankan yang radikal, yang kecil saja ada risiko yang mengintai. Maka dari itu perlu juga menerapkan Risk Management agar meminimalkan gagalnya pencapaian tujuan dan sasaran dari transformasi yang dituju.

Maka, sudahkah Anda jeli melihat dunia tempat organisasi Anda sekarang bermain? Mari tentukan pilihan, diam lalu tergerus atau bertahan dengan melakukan perubahan.

*Tulisan dimuat Business Review online, 12 Oktober 2015.

Arif-Rachman crpArif Rachman
Corporate Marketing PPM Manajemen
RIF@ppm-manajemen.ac.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s