Kontribusi Pemimpin untuk Tim

kontribusi pemimpinAlkisah ada dua pemimpin tim yang ditegur oleh atasannya karena kinerja timnya tidak mencapai target. Pemimpin yang pertama dengan cepat menjawab: “ini karena anggota tim saya tidak bekerja optimal, saya akan peringatkan mereka bahkan kalau mereka masih belum bekerja sesuai harapan, tak segan saya akan pecat mereka.” Sedangkan pemimpin yang satu lagi menjawab: “ini kesalahan saya, saya akan berusaha lebih baik lagi untuk mengembangkan anggota tim sehingga mereka dapat berkinerja sesuai harapan.”

Dari kedua sosok pemimpin tersebut, dapat kita lihat sosok kedua telah menunjukkan tanggung jawabnya sebagai seorang pemimpin. Sejatinya kinerja tim mencerminkan kontribusi seorang pemimpin dalam mengembangkan timnya. Semakin besar kinerja tim, berarti semakin besar pula kontribusi seorang pemimpin dalam mengembangkan setiap individu yang ada dalam tim tersebut.

Kebutuhan pengembangan individu yang ada dalam tim tentunya berbeda-beda. Ada yang butuh pengembangan dalam pengetahuan dan keterampilan kerja, ada yang butuh pengembangan dalam komunikasi dan koordinasi kerja, bahkan ada juga yang butuh pengembangan dalam motivasi kerja. Sehingga untuk menjadi pemimpin yang efektif, perlu memahami dengan tepat apa kebutuhan pengembangan masing-masing individu dalam tim.

Kesalahan terbesar seorang pemimpin adalah menyerahkan sepenuhnya urusan pengembangan anggota timnya kepada departemen Human Capital/Sumberdaya Manusia, atau kepada bagian Pelatihan dan Pengembangan saja. Dalam menjalankan perannya sebagai rekan stratejik pengembangan organisasi, tugas departemen SDM di organisasi adalah sebagai fasilitator kebutuhan pengembangan. Artinya, usulan kebutuhan pengembangan setiap anggota tim seharusnya berasal dari pemimpinnya, departemen SDM hanya memfasilitasi pelaksanaan usulan tersebut.

Pemimpin yang tidak memahami kebutuhan pengembangan setiap anggota timnya, sama saja  dengan seseorang yang tidak memahami potensi dirinya sendiri, sehingga orang tersebut tidak mengetahui apa yang harus dikembangkan pada dirinya untuk mencapai kesuksesan. Untuk dapat memahami kebutuhan tersebut, tentunya diperlukan perhatian penuh dari seorang pemimpin melalui observasi harian, dan komunikasi yang intens dengan setiap anggota timnya.

Pemimpin yang efektif tentunya akan menikmati hubungan yang baik dengan setiap anggota timnya. Jika seorang pemimpin merasakan hubungan yang tidak harmonis dengan anggota timnya, sudah seharusnya pemimpin yang berinisiatif dan kreatif memperbaiki hubungan tersebut.

Ada pemimpin yang berpendapat, saya kan pemimpin, seharusnya tim saya menghormati saya dan lebih dahulu berinisiatif membangun hubungan. Penghormatan/ respect bukan sesuatu yang muncul begitu saja, walaupun budaya Indonesia mengajarkan untuk menghormati orang yang lebih tua atau atasan, namun makna yang lebih dalam dari ajaran tersebut adalah orang tua/ atasan harus mampu menjadi contoh atau role model dalam memberi respect kepada orang lain. Ibaratnya, bagaimana mungkin menghormati orang lain menjadi perilaku seorang anak jika tidak dicontohkan dengan konsistensi orang tuanya.

Hubungan yang harmonis dengan bawahan menjadi dasar yang sangat penting untuk dapat menggali kebutuhan lalu kemudian memberikan kontribusi yang efektif bagi pengembangan mereka, itu mengapa hubungan tersebut layak diperjuangkan. Ketulusan dan kesabaran seorang pemimpin tentunya akan menjadi modal utama dalam perjuangan mengembangkan timnya.

Hasil survey menunjukkan bahwa kunci keberhasilan transformasi organisasi adalah komunikasi dan kepemimpinan, sehingga pada beberapa kesempatan penulis sering mengatakan, pemimpin itu pahlawan tanpa tanda jasa, karena tidak pernah akan ada imbalan yang cukup untuk membayar pengorbanan dan pelayanan seorang pemimpin demi mengembangkan setiap individu yang dipimpinnya mencapai visi dan sasaran organisasi.

*Tulisan dimuat BUMN Insight online, 6 November 2015.

Gerald PasolangGerald Pasolang MM.
Trainer, Executive Development Services PPM Manajemen
GPS@ppm-manajemen.ac.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s