Publikasi CEO Mewakili Perusahaan

buku jonanCEO bukanlah selebriti atau politikus yang membutuhkan publikasi besar-besaran. Mereka pun tidak memerlukan dukungan publik secara langsung untuk terpilih menjadi CEO. CEO juga tidak perlu memasarkan diri ke masyarakat luas untuk membuat produk atau jasa perusahaannya laris manis. Tetapi, seorang CEO tetap membutuhkan publikasi, karena CEO adalah wakil perusahaan.

Ada banyak pilihan untuk mempublikasikan diri. Cara paling murah adalah dengan menulis di blog. Di blog pemimpin perusahaan dapat menuangkan pemikiran, gagasan, pandangan, pengalaman, baik mengenai dunia kerjanya maupun di luar itu. Dengan menulis blog, CEO berkomunikasi dengan orang-orang yang dipimpinnya, maupun dengan masyarakat luas.
Continue reading

Business Model Canvas: Identifikasi Model Bisnis Wall’s Magnum

magnumSiapa tak kenal dengan es krim? Apalagi produk turunan dari Unilever, yang dikenal dengan Wall’s Magnum. Wall’s Magnum mulai diproduksi dan dipasarkan pada 1987 dengan jenis Original Magnum dan mulai dipasarkan secara menyeluruh pada 1994. Kemudian mulai muncul di Indonesia sejak tahun 2000-an dalam varian es krim dan juga es krim sandwich, diikuti kemunculan produk yoghurt beku di akhir 2002.

Dikarenakan Magnum yang memposisikan produknya sebagai produk yang berkelas premium, pada tahun-tahun itu masyarakat Indonesia masih hanya memasuki tahapan brand awareness terhadap Magnum, belum mencapai tahapan purchase decision untuk produk yang tidak tahan lama dengan harga yang cukup tinggi.
Continue reading

Menjadi Tuan Bagi Diri Sendiri

no maskDalam sebuah sesi coaching, seorang karyawan bercerita bahwa saat ini ia sedang menarik diri untuk beberapa saat dari rekan-rekan kerjanya. Untuk sementara waktu, dia tidak mau terlibat dalam proyek di luar pekerjaan pokoknya. Pasalnya, ia merasa tidak dihargai oleh atasannya, apa pun yang dikerjakannya dianggap salah. Puncaknya ketika proposal yang ia susun dengan susah payah, diubah langsung oleh atasan tanpa melibatkan dirinya, dan ia merasa tidak dianggap.

Dalam kisah lain, seorang pengajar muda merasa malu sekali dan menganggap dirinya gagal setelah membaca hasil evaluasi training dari peserta. Dari dua puluh lima peserta, sebagian peserta menilai cara mengajarnya menarik dan bermanfaat. Ia merasa gembira dan antusias sekali. Namun tiba-tiba ada evaluasi dari seorang peserta senior yang menilai dirinya kurang pengalaman, cara mengajarnya kurang menarik dan tidak aplikatif. Dari sekian evaluasi, hanya satu evaluasi itu saja yang diingat. Mood-nya hancur sepanjang hari.

Dua kisah di atas menggambarkan bahwa perasaan kita mudah sekali dipengaruhi oleh pendapat dan sikap orang lain. Entah itu pendapat negatif maupun positif, semuanya kita konsumsi mentah-mentah dan menjadi ‘baper’, alias dibawa perasaan.
Continue reading

Cara Memenangkan Hati Pelanggan Bagi Retailers

retailPerkembangan industri ritel minimarket Indonesia dewasa ini sangat pesat, banyak bermunculan pemain-pemain baru ‘mendampingi’ para pemain besar, seperti Alfamart; Indomaret; Lawson; Circle K; Starmart dan lain-lain yang sudah lama ada.

Dengan semakin banyaknya pemain di industri ini, menyebabkan persaingan menjadi sangat kompetitif. Oleh karena itu Retailers harus melakukan berbagai upaya pemasaran untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan.

Sesungguhnya hal ini memberikan keuntungan bagi pelanggan. Pelanggan jadi sangat dimanjakan oleh retailers. Mereka dapat dengan mudah menemui gerai minimarket  di berbagai lokasi di kota-kota besar maupun kota kecil di Indonesia dengan segala promo yang menarik. Kemanjaan yang diberikan para pemain ritel tersebut semata-mata karena ingin memperebutkan hati pelanggan sehingga dapat memenangkan persaingan di industri ritel minimarket.
Continue reading

Tragedi Buah Apel: “Membuang” Karyawan Bermasalah

difficult-employeeHampir dapat dipastikan dalam sekeranjang apel pasti ada satu dua apel yang tidak terlalu baik kualitasnya, entah kematangan yang belum maksimal, bentuk yang kurang ideal, warna yang kurang cerah, atau bahkan busuk sebagian karena terserang hama penyakit.

Kenyataan yang sama juga kerap ditemui dalam lingkungan pekerjaan. Dalam satu divisi pasti ada satu-dua karyawan yang agak sulit dikembangkan, kurang dapat bekerja sama hingga  bekerja dengan standar acuan dirinya sendiri, sehingga sulit mengikuti arahan, dan akhirnya diberi label sebagai karyawan bermasalah, ‘Difficult Employee!’

Sayangnya di banyak kasus, tipikal karyawan seperti ini alih-alih dikembangkan dan dikembalikan ke jalan yang benar, kembali menjadi  karyawan yang berkinerja baik, organisasi justru ‘membuang’ karyawan seperti ini ke dalam situasi yang tidak membuatnya nyaman dengan harapan dia akan menyerah dan akhirnya memutuskan mengundurkan diri. Kejam? Namun percayalah inilah yang  lebih banyak ditemui ketimbang organisasi yang mengayomi dan mengembalikan sang karyawan ke jalan yang benar.
Continue reading

Pengembangan Karyawan: Investasi atau “Kotak Pandora?”

employee developmentDalam  mitologi Yunani, banyak dikenal dewa dan dewi dengan segala kekuatan spesialisnya, yang paling tersohor adalah Zeus, dewa dari segala dewa. Pada suatu masa, Zeus memerintahkan dewa pencipta, Hephaestus, untuk menciptakan sosok wanita pertama, kemudian terciptalah Pandora.

Sebagai hadiah, Zeus memberikan sebuah kotak kepada Pandora, namun melarang keras membukanya dalam kondisi apapun. Seiring berjalannya waktu, Pandora semakin merasa penasaran dengan isi kotak tersebut, hingga sampai pada suatu waktu ia membukanya. Dan yang keluar dari kotak tersebut hanyalah kepulan asap hitam yang langsung menyelimuti seluruh tempat dan membawa penyakit, hingga isi kotak tersebut habis dan menyisakan suatu hal yang baru disadari oleh Pandora, ialah sebuah harapan, yang sebelumnya terkubur paling dalam di bawah kepulan asap penyakit tersebut.

Kisah kotak Pandora tersebut memang tersohor dan menjadi banyak ungkapan dalam kehidupan, terutama yang terkait dengan sebuah bencana, atau kerusakan lainnya. Namun di balik sebuah bencana, masih ada secercah harapan untuk bisa kembali memulai segala hal dari awal dengan baik. Begitu juga jika dikaitkan dengan perusahaan yang ingin menjalankan program pengembangan bagi karyawannya.
Continue reading

Kelola Waktu, Selamat Tinggal Stres

Banyak dari kita mengira bahwa menjalani hidup ini laksana mengikuti aliran air. Masalahnya, tidak semua air mengalir ke tempat yang baik bukan? Maka melakukan perencanaan dalam hidup adalah sebuah keharusan, pula merupakan suatu upaya yang akan bermanfaat untuk mencapai target-target dalam kehidupan. Termasuk mengatur keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Bagi seorang pekerja, akhir tahun adalah momen untuk mengukur hasil kerja selama setahun kebelakang, apakah sudah mencapai target yang ditetapkan di awal tahun atau belum. Namun terkadang momen tersebut malah menjadi momok ketika pekerjaan masih menumpuk padahal tahun baru sudah di depan mata. Memang, pekerjaan yang sudah direncanakan tidak selalu berjalan lancar karena bisa jadi ada hambatan, misal dalam proses pencairan anggaran, tambahan kegiatan yang mendadak, atau justru karena kurang efektifnya pembagian waktu.
Continue reading