Strategi Promosi Agar Tetap Bertahan

toko omaToko Oma adalah warung tradisional yang terletak di depan komplek perumahan penulis, toko itu sangat populer di kalangan ‘Ibu-Ibu komplek’. Awal perkenalan penulis dengan Toko Oma sendiri atas rekomendasi dari seorang tetangga yang hampir semua penghuni komplek yang terdiri dari 400 Kepala Keluarga ternyata adalah pelanggan setia Toko Oma. Dilihat secara kasat mata, tidak ada yang istimewa dengan penampilan Toko Oma jika dibandingkan dengan convenience store yang menjamur di sekelilingnya.

Namun kenyataan berkata lain, toko bercat biru yang mulanya berukuran 2×3 meter dan kini telah menjelma menjadi 6×3 meter ini mampu bersaing hingga lebih dari 15 tahun. Sebagai salah satu pelanggan setia, penulis merasa Toko Oma sukses menciptakan penjualan yang besar secara stabil dengan menerapkan promosi yang jitu.

Promosi itu sendiri menurut Martin William G. Nikels dalam buku Basu Swasta dan Irawan (1990:349), promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran. Sementara itu menurut L. Bell dalam Basu Swasta dan Irawan (1990:349) promosi adalah semua jenis kegiatan pemasaran yang ditujukan untuk mendorong permintaan.

Dari kedua definisi diatas dapat dilihat bahwa dengan berpromosi akan menciptakan pertukaran yang terjadi karena adanya permintaan dan penawaran. Dengan demikian promosi merupakan salah satu aspek yang penting dalam manajemen pemasaran, karena dapat membuat orang yang sebelumnya tidak tertarik akan suatu produk menjadi tertarik hingga melakukan pembelian.

Kembali ke Toko Oma, entah sengaja di-create atau tidak, yang jelas program promosi yang sudah dibangun, bahkan sudah dihapal oleh para konsumen, dan mungkin program promosi yang belum dipunyai convenience store serta menjadikan nilai tambah bagi Toko Oma adalah Free Delivery Order untuk jarak tempuh dibawah 5 KM. Pelanggan cukup menelepon atau mengirim pesan via sms malah sekarang lewat aplikasi whatsapp. Dalam hitungan menit barang pesanan akan tiba di rumah dan transaksi pembayaran bisa dilakukan dirumah pelanggan.

Ada juga promosi klasik yang nyatanya tetap jitu mendatangkan pembeli yang diterapkan oleh Toko Oma, yakni diskon. Diskon pun dibuat tematik dan dilakukan minimal satu bulan sekali. Sebagai contoh saat bulan Ramadhan tiba, maka Toko Oma akan mengeluarkan diskon khusus Ramadhan untuk kebutuhan pokok.

Selain diskon, cara klasik yang masih cukup relevan mendatangkan konsumen yang diterapkan Toko Oma adalah Bonus. Pernah satu waktu ketika tahun baru tiba, salah satu barang yang dipromo adalah arang. Ya, beli tiga bungkus arang bisa bonus satu bungkus. Dua cara klasik diatas selalu rutin di informasikan oleh Toko Oma melalui whatsapp ke pelanggan atau dengan menyisipkan satu lembar brosur sederhana yang diselipkan ke dalam kantung belanjaan pelanggan.

Tak jarang juga Toko Oma membuat program free trial yang mempersilahkan pelanggan untuk mencoba produk/varian baru secara cuma-cuma. Program free trial ini juga diterapkan pada layanan pesan antar dengan cara mengemas produk dalam ukuran kecil dan diselipkan dalam kantung belanja yang diantar.

Jika dilihat, hanya dengan melakukan beberapa jenis kegiatan promosi secara rutin dan berkala mampu membuat Toko Oma bertahan. Sebetulnya masih banyak cara promosi lain yang bisa digunakan untuk mendongkrak penjualan. Tinggal di sesuaikan dengan jenis usaha dan karakteristik target pasar yang dibidik. Saya yakin bahwa Toko Oma sendiri sudah mengenal target pasar mereka, sehingga jenis promosi yang dipilih bisa dinikmati pelanggan yang kebanyakan adalah Ibu-Ibu komplek perumahan.

Ayo jangan mau kalah dari Toko Oma!

*Tulisan dimuat Business Review online, 21 Desember 2015.

Dewi Fitrina ppm manajemenDewi Fitrina,
Sales Manager for Executive Development Program | PPM Manajemen  
DEW@ppm-manajemen.ac.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s