Transportasi Indonesia: Risiko Kemacetan dan Polusi

Awal 2019, Presiden Jokowi menyebutkan kerugian akibat macet ibu kota mencapai Rp65 triliun per tahun, sedangkan perkiraan Gubernur Anies Baswedan mencapai Rp100 triliun per tahun.
Tidak hanya kerugian material, tingkat polusi menurut standar Air Quality Index (AQI) mencapai level 188. Angka ini termasuk kategori tidak sehat (unhealthy).

Alhasil, pada pertengahan 2019, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana mencanangkan program pembatasan usia kendaraan bermotor di Jakarta guna mengurangi tingkat polusi.Isu kemacetan dan polusi dalam urban logistics (termasuk transportasi dalam kota), menurut Taniguchi (2014), diklasifikasikan ke dalam kriteria frekuensi kejadian (events) yang sering terjadi (everyday) dengan sumber kesulitan (source of difficulty) yang rumit kompleks.
Continue reading

Memanfaatkan Kanal Cikarang Bekasi Laut

Pemerintah bakal memanfaatkan kanal Cikarang Bekasi Laut (CBL) untuk mengurangi beban jalan darat dari Pelabuhan Tanjung Priok ke kawasan industri Cikarang yang melalui jalur dalam kota Jakarta.

Konsep CBL telah menjadi wacana selama beberapa tahun dan dinilai mampu mengurangi beban jalan tol menuju Cibitung, Cikarang, dan Karawang, serta mengurangi polusi udara. Titik awal CBL berada sekitar 11,5 km ke arah Timur Laut Pelabuhan Tanjung Priok, yaitu sebuah delta yang berlanjut ke sebuah kanal alami, mengalir sepanjang 25 km sampai ke Cikarang.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa angkutan barang kendaraan dari kawasan industri Cikarang akan mengandalkan jalur darat dan air.
Continue reading

Efisiensi Pengelolaan Inventori

Dalam konsep vendor managed inventory (VMI), pihak yang membutuhkan inventori (pembeli) menyediakan informasi kebutuhan inventorinya (jenis, jumlah, dan waktu) sampai beberapa periode ke depan kepada pihak yang akan mengisi inventori (pemasok).

Inventori disimpan di gudang pembeli karena pembeli ingin meningkatkan utilitas kapasitas gudangnya. Sementara, inventori yang disimpan pemasok berkurang.Pemasok bertanggung jawab terhadap ketersediaan maupun pengawasan inventori. Pemasok juga harus menugaskan karyawannya untuk memonitor perkembangan inventori. Biasanya, lokasi kerja karyawan ini sering kali di perusahaan pembeli.

Dengan demikian, tugas pembeli dalam melakukan proses pemesanan dan kontrol inventori berkurang. Selain itu, pemasok juga bertanggung jawab menjamin kelancaran arus kas pembayaran.
Continue reading

Membangun “Call Tree” Karyawan

Terdapatlah suatu rangkaian bercabang yang menghubungkan orang atau unit dengan satu tingkat di bawahnya dan seterusnya. Rangkaian ini sangat berguna untuk menyampaikan pesan berantai terutama di saat keadaan darurat, biasa kita kenal dengan Call Tree.

Metode ini dapat diandalkan untuk para anggota grup seperti sukarelawan dalam organisasi, anggota komite sekolah, serta karyawan bisnis sekalipun. Call Tree berguna untuk menanggapi keadaan darurat di mana salah satunya adalah sebagai persiapan diri dalam menghadapi bencana alam.

Call Tree sebaiknya diuji tiap enam bulan sekali untuk memastikan kelancaran arus ketika krisis terjadi. Call Tree dapat dioptimalkan dengan perangkat lunak untuk menghubungi individu melalui surel, gawai, pesan teks, atau telepon rumah sekalipun.

Mereka yang terlibat di dalam organisasi yang lebih kecil biasanya menggunakan Call Tree manual, yaitu setiap orang yang menerima panggilan memiliki tanggung jawab untuk memanggil orang lainnya yang berada di dalam daftar Call Tree.
Continue reading

Kinerja yang Sesungguhnya

Kinerja dan hasil adalah dua kata yang berbeda makna. Sejatinya kinerja adalah usaha yang dilakukan untuk mencapai hasil. Kebanyakan perusahaan mengukur kinerjanya berdasarkan hasil yang dicapai. Misal, dari total penjualan bulanan atau triwulanan, profit tahunan, atau dari hasil pengembalian suatu investasi.

Inilah contoh dari kinerja; jumlah kunjungan ke klien setiap hari, total produksi harian, jumlah keluhan yang ditindaklanjuti per hari, dan usaha-usaha lain untuk meningkatkan hasil bagi organisasi.

Seperti halnya hasil, kinerja juga perlu diukur dan diberi target sesuai kebutuhan organisasi. Lalu apa akibat fatal bila perusahaan menggunakan ukuran-ukuran hasil untuk mengukur kinerja?
Continue reading

Peluang Maskapai Asing di Nusantara

Pada masa mudik Lebaran 2019, tersiar kabar naiknya harga tiket pesawat domestik yang sangat drastis. Contohnya untuk rute Bandung ke Medan mencapai Rp19 juta dan rute Jakarta ke Makassar mencapai Rp21 juta. Ditambah dengan selesainya jalan Tol Trans-Jawa dan beberapa ruas tol di Sumatra, pemudik pun beralih ke angkutan darat.

Demikian pernyataan dari Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Pernyataan tersebut didukung pula data dari Sistem Informasi Angkutan dan Sarana Transportasi Indonesia Kementerian Perhubungan (SIASATI Kemenhub) yang menyatakan bahwa jumlah pemudik angkutan udara dalam negeri di 36 Bandara secara kumulatif dari H-7 sampai H-3 sebanyak 1,2 juta penumpang.

Artinya, angka ini 30,71% lebih rendah dari periode yang sama pada 2018. Dampak dari kenaikan harga tersebut tentunya memengaruhi tingkat inflasi. Harga tiket pesawat menjadi penyumbang inflasi terbesar setelah harga pangan.
Continue reading

Apakah Industri Masih Butuh Fungsi Pendidikan Formal?

Beberapa tahun terakhir, dunia dikagetkan dengan keprihatinan sejumlah kalangan terhadap hubungan dunia industri dengan pendidikan. Realitas ini bermula dari kegusaran beberapa pakar pendidikan pasca Google dan salah satu konsultan bisnis bertaraf global mengunggah iklan lowongan pekerjaan yang secara eksplisit meniadakan fungsi sektor pendidikan formal sebagai salah satu syarat mutlak dalam membangun keahlian.

Di Indonesia, pandangan pro dan kontra dari sejumlah Guru Besar akan hal ini juga tak kalah maraknya. Kaum yang pesimis dengan kualitas pendidikan formal secara otomatis menyepakati poin-poin tersebut.

Sebaliknya, yang masih menyimpan optimisme malah memandang opini tersebut sebagai tantangan masa depan. Ilmuwan dalam kelompok ini melihat fenomena yang ada sebagai refleksi terbaik untuk segera berbenah menuju sebuah era baru.
Continue reading