Perlindungan Konsumen di Indonesia…Mau Ke Mana?

Sewaktu Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan melalui berbagai media massa bahwa ada beberapa perusahaan nakal yang menggunakan zat berbahaya seperti formalin, boraks, zat pewarna tekstil, dll. dalam makanan, banyak orang terkejut.

Kontan tindakan pengamanan dilakukan. Tidak boleh lagi ada zat yang berbahaya semacam itu di makanan yang dijual kepada umum. Konsumen menjadi tenang karena pemerintah telah bertindak melindungi rakyat kecil dari korban beberapa perusahaan nakal yang orientasinya hanya keuntungan sendiri.

Sebagai konsumen tentu saya senang. Ada upaya nyata dari pemerintah bahwa konsumen dilindungi dalam mengkonsumsi produk-produk yang dibeli. Tetapi ada konsumen yang telah terlanjur mengkonsumsi zat berbahaya tersebut (mungkin saya juga), yang secara tidak sengaja telah mengkonsumsi racun. Berbahayakah itu bagi kesehatan? Saya tidak tahu.
Continue reading