Indonesia Di Hulu Industri Manufaktur

Selama periode 2015-2019, Toyota berkomitmen menambah investasinya sebesar Rp20 triliun[1]. Sampai dengan 2016 saja, realisasi investasi sudah sebesar Rp10 triliun[2]. Hal ini menunjukkan komitmen Toyota untuk meningkatkan kapasitas produksinya di Indonesia menjadi sebanyak 250.000 unit di tahun 2016 dari 110.000 unit di 2013. Setengah dari produksi ini diekspor ke mancanegara.

Dampak efek berantai (multiplier effect) dari investasi adalah menggiatkan aktivitas ekonomi masyarakat, seperti: perusahaan-perusahaan supplier pabrik Toyota ikut meningkat produksinya, usaha garmen untuk memproduksi pakaian kerja karyawan, usaha katering untuk menyediakan makan siang karyawan, perusahaan asuransi karyawan dan mobil, pedagang kaki lima dan ojek di sekitar pabrik, sampai usaha pemondokan di sekitar pabrik.

Data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal[3] menunjukkan bahwa Penanaman Modal Asing di Indonesia mampu memberi efek berantai (multiplier effect) bagi penciptaan tenaga kerja tak langsung sekitar empat kali lipat.
Continue reading

Saling Percaya dalam Rantai Pasok

Dalam siaran pers tertanggal 17 Januari 2017, Badan Antirasuah Inggris (SFO) mengumumkan 12 kasus konspirasi suap, korupsi, dan akunting palsu yang dilakukan Rolls-Royce dengan para pembelinya (buyer) di 7 negara, termasuk Indonesia. Menurut BBC News, konspirasi di Indonesia melibatkan seorang karyawan senior Rolls-Royce yang menjanjikan sebuah mobil Rolls-Royce Spirit Car dan uang senilai US$ 2,2 juta kepada perantara di perusahaan buyer. Walhasil, tuntutan pidana tak hanya menjegal pemasok, tetapi juga buyer.

Bila Anda seorang manajer pengadaan, dapatkah Anda memercayai pemasok seperti Rolls-Royce?

Prinsip manajemen rantai pasok sebenarnya sederhana. Jaringan rantai pasok, mulai dari pemasok paling awal hingga konsumen akhir, dikelola sedemikian rupa untuk menciptakan kesuksesan satu rantai bersama, alias keunggulan kompetitif. Kata lainnya, kolaborasi.

Continue reading

Merancang Mimpi, Menakar Resolusi

Tak terasa sudah puluhan hari di tahun ayam api kita lewati. Berbagai harapan dan keinginan sudah banyak diikrarkan. Puluhan atau mungkin ratusan rencana sudah mulai disusun. Bahkan, tidak sedikit yang bersusah payah menyusun strategi capaian tahunan dalam bentuk resolusi. Ya, resolusi pribadi menjadi trending topic yang selalu dibahas di awal setiap tahun.

Tidak ada yang salah atas keinginan untuk merancang sebuah resolusi pribadi di awal tahun. Bahkan, banyak orang yang justru menganjurkannya. Keberadaan resolusi diyakini akan memberi arahan yang jelas bagi pencapaian target keinginan dan harapan. Bukan sekadar latah atau ikut-ikutan, tapi penulisan resolusi merupakan sebuah komitmen perjalanan hidup yang akan dilewati selama satu tahun ke depan.

Oleh Karena itu, hendaknya resolusi memang mampu menjadi panduan sebagai tolak ukur capaian yang ingin diraih. Jangan sampai resolusi berakhir sekadar wacana, tidak pernah berubah menjadi rencana. Ibarat peta, sebuah resolusi yang baik harus mampu memandu kepada arah dan tujuan yang jelas.

Continue reading

Keras vs Lembut Dalam Hubungan Industrial

Demo-BuruhKetika demontrasi buruh yang anarkis marak di Jabodetabek, sebuah pabrik di kawasan industri Cibitung tetap beroperasi normal. Bahkan pekerja yang seharusnya masukdi shift malam, datang ke pabrik pagi itu. Bukan untuk bekerja, tetapi menjaga pabrik dari para demonstran yang beberapa hari sebelumnya menebar ancaman akan menghentikan paksa pabrik-pabrik yang tetap bekerja pada pada hari demo besar-besaran itu.

Ketika seorang pekerja ditanya mengapa bersedia menjaga pabrik dari ancaman para pendemo, dia menjawab: “pemilik dan semua manajer di sini orang baik. Tidak ada yang boleh menggangu mereka.” Ketika diminta mencontohkan kebaikan yang dimaksud, dia mengungkapkan: “Setiap diundang oleh karyawannya yang melakukan hajatan, apapun posisi karyawan itu, sejauh apapun dan dalam keadaan apapun, pemilik dan manajer akan hadir. Kalau ada yang kesusahan, para petinggi perusahaan ini akan memberi bantuan. Kami adalah keluarga.” Continue reading

Inovasi Digital Media ala Angkatan Udara

twitter tniau

Ada yang menarik di hari ulang tahun ke 70 TNI Angkatan Udara yang diperingati pada 9 April 2016 yang lalu. Bukan soal kehebatan atraksi Tim Jupiter Aerobatik yang telah mendunia itu, atau aksi penyelamatan sandera ala Paskhas TNI AU, pasukan elit matra Angkatan Udara. Bukan, bukan aksi militer atau atraksi udara saja yang memikat perhatian banyak orang tahun ini. Akan tetapi, hal menarik dari TNI AU di usianya yang ke-70 ini ialah soal tingkah cerdas akun twitter @_TNIAU yang dikelola oleh Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (DISPENAU).
Continue reading