Paradigma Pemasaran di Era Consumer Collaboration

nebengcomSungguh suatu ironi, jika ternyata antrian berkilo-kilo meter panjangnya di jalan tol itu, sebagian besar diisi oleh bangku kosong.

Betapa tidak, misalkan suatu mobil minibus yang berkapasitas 8 orang dipakai berangkat kantor oleh seorang karyawan, berarti ada 7 bangku kosong meramaikan jalanan yang sudah padat bukan kepalang. Jika dijumlahkan dengan ratusan ribu kendaraan, debit di tol-tol utama, maka jumlahnya adalah angka inefisiensi yang tentu fantastis sekali.

Hal itulah yang mendasari munculnya nebeng.com, dan berbagai gerakan sejenis. Konsumen ternyata tidak tinggal diam. Melihat adanya persoalan pribadi yang jika diakumulasikan bisa menjadi persoalan di level yang lebih besar, kesadaran kolektif mendorong munculnya komunitas-komunitas untuk membuat perubahan. Demikianlah kita sekarang, sedang menghadapi fajar dari era consumer collaboration.
Continue reading

Pelayanan Prima: Belajar dari Suparmadi

Jalan arteri Sunter di bawah tol layang jika malam memang menegangkan. Walaupun banyak kendaraan yang lewat, tempatnya gelap, dan sangat tidak ramah. Sepi dalam keramaian, di mana orang berlalu kencang dan hanya sedikit yang memperhatikan urusan orang lain. Sungguh bukan tempat yang tepat untuk mengalami kerusakan mesin.

Malam itu hujan rintik menambah suasana mencekam, ketika tiba-tiba mobil saya terbatuk, tersendat dan kemudian berhenti total. Asap putih terlihat tipis menelusup di sela-sela kap depan mobil saya. Mungkin memang sedang apes, mobil mogok di tempat yang benar-benar mencekam seperti ini.
Continue reading

Kebangkitan Brand Nasional, Sporadik atau Sistemik?

brand indonesiaSaya selalu bisa menggambarkan dengan jelas ekspresi terkejut di wajah istri saya, ketika pertama kali saya beritahu bahwa Hoka-Hoka Bento, restoran waralaba Jepang yang keren itu, adalah restoran asli Indonesia.

Sama terkejutnya seperti para mahasiswa saya yang baru tahu kalau PeterSaysDenim juga brand asli Indonesia. Lebih epik lagi, ekspresi mereka ketika tahu bahwa Terry Palmer dilahirkan di kawasan Palmerah, yang kemudian diambil menjadi namanya.

Satu dekade ke belakang, kita memang menyaksikan brand-brand nasional yang melejit dan berjaya di pasar nasional, bahkan lebih dari itu, dapat berdiri gagah dalam peta persaingan internasional. Sebut saja brand Aqua, Indomie, Equil, Sosro dan Sari Ayu yang demikian kuat mengakar di pasar domestik sekaligus menjadikannya pijakan untuk menyeruak di pasar dunia.
Continue reading

Personality Mirror

cupangDalam bentuk normalnya, ikan cupang jantan tidak menarik untuk dijual. Sirip belakangnya kuncup, gerakannya minimal. Sifat teritorial membuatnya lebih nyaman berada di satu sisi akuarium tanpa keinginan untuk mengeksplorasi lingkungan sekitar.

Selain itu, ukuran ikan cupang yang relatif kecil jika dibandingkan ikan hias primadona lainnya, seperti Arwana, Louhan, Mas Koki, dan lainnya, tentu turut mengurangi nilai jualnya.

Namun cerita akan menjadi lain, ketika seekor ikan jantan memasuki wilayah kekuasaannya. Jiwa kompetisi dalam diri ikan cupang ini terbakar tiba-tiba, dan naluri menyerangpun muncul. Warna-warna menyala dari pigmen di permukaan sisiknya beraneka. Merah, biru, hijau, bahkan beberapa berwarna kuning terang. Sisik yang tadinya layu, berubah menjadi kipas nan anggun, berlenggak-lenggok menampilkan tarian pertempuran.
Continue reading

Life Cases

jamurTahukah Anda, bahwa di dunia ini terdapat 42.000 jenis jamur? Yang saya maksud disini bukanlah jamur seperti yang menempel di kulit dan harus dibasmi menggunakan salep fungisida atau jamur halus yang tumbuh di atas roti setelah tanggal kadaluarsa. Yang saya ingin bincangkan adalah jamur yang sering disebut fleshy mushroom, yaitu jamur yang memiliki massa yang cukup, sehingga ada kemungkinan bisa dimakan.

Walaupun jumlah spesiesnya beragam sangat, namun sayang sungguh sayang, hanya kurang lebih 4% saja dari seluruh spesies itu bisa dikonsumsi. Sisanya, yang 96% jikalau tidak keras, tidak berasa, dan banyak pula yang beracun sangat fatal.

Sekilas pandang, orang awam seperti saya tidak akan mudah membedakan mana varietas jamur yang beracun dan mana yang aman di tempat tumbuh aslinya, hutan belantara. Pemahaman saya pada jamur hanya sebatas beberapa lembar dalam mangkuk sup kimlo atau jenis yang populer menghiasi toping pizza.
Continue reading

Memaknai Dedikasi

henky-solaimanRambutnya telah memutih, sementara kulit tidak sekencang dahulu. Ada yang berbeda dengan Bapak yang satu ini dibandingkan dengan penampilan artis lainnya. Jika beberapa artis muda sibuk menampilkan diri, berfoto dari satu fans ke fans lain dengan dandanan yang ngartis-banget, beliau malah senang berbaur dan bercerita secara mendalam dengan tamu undangan dalam satu meja.

Ceritanya mengalir alami menyusuri fragmen demi fragmen hidupnya, sangat elaboratif untuk ukuran pembicaraan jeda kopi. Henky Solaiman namanya. Secara kebetulan saya mendapat kesempatan berbincang dengan beliau dalam acara Premier Film Love and Faith atas undangan Majalah Marketing. Di usianya yang beranjak 73 tahun, karya-karya produktif masih dilahirkan dan dedikasinya terhadap dunia layar perak terbilang di atas rata-rata.
Continue reading

Euforia Officials

futsal kidsSorak-sorai dan gemuruh tepuk tangan riuh rendah menggetarkan gedung olahraga itu. Ini kali pertama anak saya, Brilian, mengikuti lomba antar sekolah. Kejuaraan futsal antar TK se-Jakarta nampaknya cukup bergengsi sehingga dari fajar buta anak saya bersemangat bangun pagi, bersiap dan menembus kemacetan lebih dari tiga jam lamanya dari kawasan Jakarta Timur ke daerah Bintaro.

Belum lagi jika dihitung persiapan latihan seminggu tiga kali yang cukup menguras energi anak secilik itu. Namun semua kesulitan dan tantangan itu dihadapi dan dikalahkan, demi dapat berdiri hari ini di bawah tatapan ratusan mata, berhadapan head to head dengan enam anak yang disebut lawan. Mereka sudah siap bertanding.

Sesaat saya sempat berharap kemampuan yang telah ditunjukkan selama latihan dapat muncul. Namun apa yang terjadi, begitu peluit ditiup tanda kick off, pemain-pemain cilik ini seperti kehilangan orientasi. Skill dribbling tidak muncul, tidak ada pembagian posisi, malah beberapa pemain masih belum bisa membedakan mana gawang musuh dan gawang sendiri.
Continue reading