“Kok Saya Punya Karyawan Bandel Ya?”

karyawan bandelSebagai konsultan dan juga trainer, tentunya kami sering bertemu dengan klien yang mencurahkan kesulitannya dalam mengelola karyawan di perusahaan. Salah satu kata yang sering diucapkan oleh para manajer adalah karyawan saya ‘bandel’.

Kebandelannya tersebut tentu cukup beragam rentangnya namun tidak sampai pada tahap kriminal. Salah satu contoh bandel yang diceritakan adalah mempertanyakan segala hal terkait pekerjaan yang diberikan padanya, terkesan seenaknya sendiri, bekerja sesuai mood, dan lain sebagainya.

Biasanya yang mengemukakan keluhan-keluhan tersebut adalah para atasan senior yang bisa digolongkan kategori Generasi X ataupun Baby Boomers. Keluhan-keluhan tersebut dilayangkan kepada para karyawan yang tergolong Generasi Y. Melihat berbedanya generasi dari ‘pelapor’ dan ‘terlapor’ tersebut tentunya membuat hal yang menarik juga untuk dicermati.
Continue reading

Manajemen Perubahan, Semata Tugas Manajemen Puncak?

MANAJEMEN PERUBAHAN ztd ppm manajemen“Perubahan adalah pertanda kehidupan” kutipan dari Evelyn Waugh ini cukup sederhana namun mempunyai arti yang dalam. Setiap dari kita harus terus berubah agar merasakan kehidupan yang lebih baik. Hal tersebut tidak hanya mencakup kehidupan pribadi namun juga termasuk dalam organisasi.

Suatu organisasi tentunya tidak ingin berhenti pada satu titik tertentu saja melainkan juga harus terus berubah dan bertumbuh untuk mempertahankan keberadaannya. George Bernard Shaw juga pernah mengatakan bahwa perubahan memberikan harapan. Dalam konteks organisasi dapat diterjemahkan untuk terus memperpanjang kehidupannya dan membuka harapan-harapan di masa depan, mau tidak mau perubahan harus dilaksanakan secara terus menerus.

Selama ini perubahan dirasa hanyalah tanggung jawab dari tingkat manajemen puncak saja. Namun apakah itu berarti bahwa para karyawan ‘biasa’ tidak dapat atau tidak perlu melakukan perubahan bagi organisasi?
Continue reading

Karakter Karyawan, Make or Buy?

character_building_logoPada akhir Juli lalu, kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah telah dimulai. Bagi saya pribadi hal ini merupakan salah satu momen penting karena kedua anak saya baru saja memasuki kelas satu di sekolah dasar.

Beberapa hari setelah hari pertama ajaran dimulai, jadwal pelajaran pun diterima. Yang cukup menarik perhatian adalah salah satu kegiatan yang tertulis di sana. Pada jadwal tersebut tertulis adanya kegiatan Pembangunan Karakter yang dilakukan setiap awal dan akhir pelajaran. Setelah bertanya kepada pihak sekolah, diketahui bahwa kegiatan tersebut terkait dengan penanaman nilai-nilai moral, ketuhanan, akhlak, dan budi pekerti. Semua hal yang pastinya bernilai positif.
Continue reading

Menciptakan Pelatihan dan Pengembangan Gen Y yang Atraktif

Kiat-Jitu-Merancang-Just-In-Time-Learning-untuk-Gen-YBeberapa waktu terakhir, terdapat suatu fenomena yang cukup menarik terkait dengan berlomba-lombanya perusahaan untuk membuat pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM). Ada yang menamakannya Pusdiklat (Pusat Pendidikan & Pelatihan), Learning Center, Corporate University, dan lain sebagainya. Walaupun dengan nama serta dasar filosofi pembentukan yang berbeda-beda namun secara umum tujuannya adalah sama, yakni sebagai tempat mengembangan SDM di perusahaan tersebut.

Perusahaan-perusahaan yang memiliki pusat pengembangan SDM ini beragam di hampir semua industri, baik pemerintah, BUMN, maupun swasta sehingga ada beberapa perusahaan yang mengundang  Presiden Joko Widodo untuk meresmikan pusat pelatihan dan pengembangan ini. Bagi para profesional bidang SDM di Indonesia, fenomena ini menjadi suatu sinyal positif mengenai peningkatan pemahaman perusahaan terkait dengan kebutuhan pengembangan para karyawannya.

Tentunya tidak mudah dalam membentuk suatu pusat pengembangan SDM yang bermanfaat optimal bagi para karyawannya. Suatu perusahaan harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan serius, seperti memperhatikan program-program yang ingin disampaikan kepada seluruh karyawan dan memastikan metode yang dipilih juga tepat. Oleh karena itu, proses mendesain program pelatihan dan pengembangan di perusahaan harus dibuat dengan sistematis agar tepat sasaran.
Continue reading

Mengelola Sang Gen Y Bertalenta

ztd img mei 2015Memasuki pertengahan dekade kedua di millennium ini, banyak perusahaan yang sudah mulai meramalkan apa yang akan terjadi pada tahun 2020 keatas. Peramalan ini bertujuan untuk mempersiapkan langkah dan strategi yang harus diambil perusahaan untuk dapat terus bertahan dalam posisi bisnis yang diharapkan.

Salah satu indikasi yang membuat perusahaan harus bergerak cepat bisa dilihat dari pola para karyawan yang saat ini dipekerjakan adalah dari kelompok Generasi Y (Gen Y). Hal ini bisa dibilang cukup fenomenal karena tidak sedikit yang melakukannya, baik dari perusahaan kecil, menengah, besar, swasta maupun lembaga pemerintah.
Continue reading

“Kinerja..Kinerja..Kinerja!”

evaluasi 100 hari jokowi“Kerja..kerja..kerja!” begitulah slogan yang didengungkan oleh Joko Widodo tidak lama setelah dirinya dilantik sebagai presiden. Beberapa hari yang lalu, genap sudah 100 hari Presiden Jokowi memegang tampuk pemerintahan tertinggi di Indonesia.

Sejak beberapa minggu lalu pula berbagai siaran televisi dan paparan media cetak yang meliput sering membahas sepak terjang Presiden Republik Indonesia ketujuh itu yang hampir selalu mengarah pada topik hangat tersebut.

Janji-janji kampanye yang didengung-dengungkan selama masa pencalonan presiden pun mulai ditanyakan dan ditagihkan. Terlebih, bisa dianggap kebetulan atau tidak, persis beberapa hari sebelum tiba di hari ke-100 pemerintahan Presiden Joko Widodo, hal-hal besar yang cukup tragis terjadi di Indonesia, yang menimpa hampir di berbagai sektor, seperti politik, sosial, ekonomi, dan transportasi.
Continue reading